Whatsapp
Pada tanggal 28 November 2025, di Forum KTT Industri Otomotif yang diadakan di Beijing, Chen Xu, Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Mobil Tiongkok, merilis data penting: ekspor mobil Tiongkok diperkirakan akan melebihi 6,8 juta kendaraan pada tahun 2025. Angka ini menandai transformasi industri otomotif Tiongkok dari pengikut di pasar mobil global menjadi pengubah aturan dalam industri ini. Kendaraan energi baru, sebagai mesin inti dari lonjakan ekspor ini, tidak hanya menjadikan proporsi elektrifikasi di pasar domestik mendekati 'setengah dari total pasar', namun juga meningkatkan jumlah perusahaan mobil Tiongkok, yang diwakili olehBYD, sebagai tolak ukur untuk menuju global.
Kinerja BYD di luar negeri pada tahun 2025 sangat luar biasa, dengan kendaraan energi barunya kini sepenuhnya mencakup pasar-pasar utama di Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Selatan. Di Jerman, model seperti BYD Seal dan Yuan PLUS telah berhasil memasuki pasar kendaraan energi baru kelas menengah hingga kelas atas, berkat teknologi inti seperti Blade Battery dan smart cockpit. Penjualan di Jerman dalam sepuluh bulan pertama tahun 2025 meningkat lebih dari 200% tahun-ke-tahun. Di Arab Saudi, basis produksi kendaraan energi baru yang didirikan bekerja sama dengan perusahaan lokal telah mencapai perakitan lokal, menjadikan BYD sebagai pemasok utama kendaraan energi baru di Timur Tengah. Di Brasil, BYD mengalami kemajuan dalam bidang kendaraan komersial dan penumpang listrik, dengan pangsa pasarnya yang meningkat menjadi yang teratas di pasar energi baru lokal.
Ekspansi BYD ke luar negeri bukan sekadar 'ekspor produk', namun penerapan teknologi, rantai industri, dan pengaruh merek secara komprehensif. Mulai dari penelitian dan pengembangan baterai hingga manufaktur kendaraan lengkap, BYD telah membangun sistem rantai industri kendaraan energi baru yang lengkap. Standar keselamatan Baterai Blade dan efisiensi energi teknologi super hybrid DM-i telah menjadi tolok ukur penting dalam sektor kendaraan energi baru global. Hambatan teknologi ini tidak hanya menguatBYD'parit' untuk ekspansi ke luar negeri namun juga membantu memposisikan industri kendaraan energi baru Tiongkok pada inti rantai pasokan global.
Namun, di balik pencapaian ekspor 6,8 juta kendaraan terdapat dinamika kompleks pasar otomotif global. Perusahaan mobil Tiongkok seperti BYD juga menghadapi tantangan seperti perubahan dalam lingkungan perdagangan internasional dan memasuki segmen merek kelas atas. Bagaimana meningkatkan dari 'mengekspor produk' menjadi 'mengekspor merek' dan membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dalam skala global telah menjadi isu inti bagi perusahaan terkemuka seperti BYD. Orang dalam industri mengatakan bahwa BYD terus memperdalam strategi globalisasinya melalui pendirian pusat penelitian dan pengembangan di luar negeri dan sistem pemasaran lokal, yang memberikan contoh penting bagi ekspansi global industri otomotif Tiongkok.
Ketika 6,8 juta kendaraan menjadi titik awal baru bagi ekspor mobil Tiongkok, perusahaan kendaraan energi baru Tiongkok diwakili olehBYDmenggunakan kekuatan teknologi dan merek mereka untuk menjawab pertanyaan apakah 'mobil Tiongkok siap memasuki era baru.' Sementara itu, perjalanan global industri otomotif Tiongkok baru saja dimulai.